1. HOME
  2. KABAR KOTA JAYAPURA

Warga asli Port Numbay dapat jaminan pekerjaan, ini manfaatnya

Warga asli Port Numbay dapat jaminan pekerjaan, ini manfaatnya

©2018 Merdeka.com Editor : Haris Kurniawan | Senin, 16 Oktober 2017 16:48

Kota Jayapura - Merdeka.com Pemerintah Kota Jayapura menjalin kerjasama dengan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan dalam rangka penerapan program manfaat jaminan sosial Kampung Sadar BPJS yang diperuntukan bagi masyarakat di 14 Kampung asli Port Numbay di Kota Jayapura.

Jalinan kerja sama ini ditandai dengan penandatanganan MoU antara Wali Kota Jayapura Benhur Tomi Mano dengan Kepala BPJS Cabang Jayapura-Papua Adventus Edison yang disaksikan Ondoafi Kampung Yoka Titus Mebri dan masyarakat kampung Yoka serta karyawan-karyawati BPJS Papua di Kantor Pemerintahan Kampung Yoka, Sabtu (14/10).

Langkah ini merupakan terobosan dan inovasi pemerintah Kota Jayapura dalam memberikan manfaat jaminan sosial bagi Warga Kota Jayapura khususnya orang asli Port Numbay.

"Saya punya hati dan punya program-program,saya harus ada ditengah-tengah masyarakat untuk melihat mereka, TUHAN YESUS bilang kamu harus beri mereka makan,apa yang akan kita kase makan, lewat program-program yang menyentuh masyarakat, masyarakat butuh kesehatan, masyarakat butuh pendidikan, masyarat butuh ekonomi, semua itu bagi masyarakat," Ujar Wali Kota.

Sebagai kampung percontohan program Sadar BPJS, Wali Kota Jayapura memberikan apresiasi kepada warga Kampung Yoka dalam menerima program pemerintah ini, dikatakan Wali Kota bahwa Kampung tersebut harus mencapai kemajuan, ketertiban dengan memelihara kekeluargaan.

Sementara itu, Kepala BPJS mengatakan, dipilihnya Kampung Yoka sebagai kampung percontohan program Kampung Sadar BPJS tersebut karena telah berpartisipasi terlebih dahulu dalam program jaminan sosial ini, dengan mendaftarkan aparatur kampung dan masyarakat pekerja informal seperti Tukang Ojek, Tukang Kebun hingga penjual ikan, kampung lainnya ialah Kampung Nafri.

"Sebelum acara ini kami telah melakukan sosoalisai terkait hak dan kewajiban pengguna BPJS selama 2 hari, sasaran kita tukang ojek, penjual sayur, mama-mama penjual di pasar dan lainya," ujar Adventus Edison.

Menurutnya, 2 program strategid BPJS yang ditawarkan ialah jaminan kecelakaan dan kematian semuanya ditanggung oleh pihak BPJS, masyarakat yang terdaftar wajib mengiurkan uang Rp.16.000, iuran tersebut dapat dibayarkan bertahab, baik 3 bulan, 6 bulan ataupun 1 tahun.

Untuk kecelakaan kerja biaya pengobatan hingga operasi berat sepenuhnya ditanggung oleh BPJS dan untuk kecelakaan kerja berujung kematian akan dibayarkan total Rp 24 juta.

(HK)
KOMENTAR ANDA
TERPOPULER
Pariwisata