1. HOME
  2. KABAR KOTA JAYAPURA

Posko gabungan penanggulangan bencana Kota Jayapura resmi ditutup

Meski ditutup, diminta agar tetap besinergi dan terus bekerja mengatasi persoalan yang dihadapi pasca banjir.

©2017 Merdeka.com Editor : Ibnu Siena | Jum'at, 11 Agustus 2017 12:46
Wakil Wali Kota Jayapura Rustan Saru secara resmi menutup Pos Gabungan Penanggunalang Bencana Kota Jayapura. Meski ditutup, Rustan meminta agar tetap besinergi dan terus bekerja mengatasi persoalan yang dihadapi pasca banjir.
 
"Pasca banjir yang terjadi disejumlah titik di Kota Jayapura, saya masih melihat terdapat sampah-sampah yang masih ada di bawah jembatan, sehingga membuat jalur air semakin sempit. Maka tugas kita adalah membersihkan semuanya itu, sehingga kedepan bisa tuntas," tegas Rustan Saru, saat memberikan arahan kepada tim gabungan Posko Penanggulangan Bencana, baru-baru ini. 
 
Rustan Saru mengatakan, Tim Gabungan Penanggunalangan Bencana Banjir dan Longsor Kota Jayapura walau akan ditutup bukan berarti seluruh tugas sudah selesai tetapi harus tetap bekerja. Menurutnya aturan pendirian posko penanggunangan bencana hanya berlaku seminggu sejak ditetapkan.
 
"Kepada Tim Penanggulangan Bencana, walaupun pos akan ditutup, tetap kita bekerja karena pos hanya berlaku seminggu, karena sesuai dengan peraturan," tambahnya.
 
Menurutnya, seluruh Tim Gabungan agar tetap bekerja karena seluruh pekerjaan belum tuntas, adalah penyelesaian Pasar Youtefa. Bagi petugas kesehatan agar tetap melakukan pelayanan di puskesmas masing-masing.
 
Wakil Wali Kota mengharapkan kepada Kepala Distrik, Kepala Kelurahan, RT dan RW agar dapat menghimbau wargannya jika ingin berobat segera ke puskesmas terdekat. Bagi warga yang menginginkan bantuan akibat bencana banjir bisa menemui Wakil Wali Kota atau ke kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Jayapura maupun dinas sosial.
 
Penutupan Posko Gabungan Penanggulangan Bencana Banjir dan Longsor Kota Jayapura, dilakukan dengan apel bersama. Penutupan dihadiri Kepala BPBD Kota Jayapura, Kadis Kesehatan, Satpol PP, TNI dan Polri, Radio Antar-Penduduk Indonesia (Rapi), dan Organisasi Kemasyarakatan.(rep/LolitaS)
(IS)
KOMENTAR ANDA
TERPOPULER
Pariwisata