1. HOME
  2. KABAR KOTA JAYAPURA

Pemkot Jayapura terima penghargaan dari Kemenkeu RI, PT Tapen dan Bank BTN

Pemerintah Kota Jayapura melalui Wali Kota Jayapura Benhur Tomi Mano menerima tiga penghargaan sekaligus

©2018 Merdeka.com Editor : Rizlia Khairun Nisa | Kamis, 19 Oktober 2017 11:38

Kota Jayapura - Merdeka.com Pemerintah Kota Jayapura melalui Wali Kota Jayapura Benhur Tomi Mano menerima tiga penghargaan sekaligus yakni dari Menteri Keuangan Republik Indonesia berupa penghargaan Opini Wajib Tanpa Pengecualian (WTP) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) tahun 2016, PT Taspen cabang Jayapura berupa penghargaan Iuran Wajib Pegawai (IWP), Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), dan Jaminan Kematian (JKM) yang diterima tepat waktu, serta Bank BTN berupa penghargaan Kolektor Terbaik kategori debitur terbanyak.

"Saya sangat apresiasi Kota Jayapura karena menjadi yang terbaik dalam pengelolaan keuangan, kami juga memberikan reward and punishment dalam hal ini Kota Jayapura memperoleh insentif daerah sebesar 7,5 Milyar atas WTP," kata Kepala Kanwil Papua Dirjen Perbendaharaan Kementerian Keuangan Republik Indonesia, Syarwan, di Aula Sian Sioor Kantor Wali Kota Jayapura, Selasa (17/10) lalu.

Syarwan mengatakan sebelumnya pihaknya telah memberikan penghargaan WTP untuk Provinsi Papua, menyusul beberapa kabupaten lain seperti Kabupaten Yapen, Asmat, Merauke, Jaya Wijaya, dan Timika.

Kota Jayapura merupakan daerah dengan penerima WTP bersih tanpa catatan. Hal ini menjadi prestasi tersendiri Kota Jayapura sebagai role model bagi kabupaten/kota di Provinsi Papua dan Papua Barat.

Tujuan Kementerian Keuangan menyelenggarakan penghargaan ini tidak lain untuk memaksimalkan kinerja kepala daerah dalam mengelola keuangan daerah seperti APBD sehingga dapat dinikmati masyarakat seluas-luasnya.

Penerimaan WTP Kota Jayapura kali ini sudah kali keempat, Kakanwil Perbendaharaan berharap Kota Jayapura terus mempertahankan bahkan mempertahankan prestasi.

"Ke depan diharapkan Kota Jayapura bisa menerima WTP untuk kelima kalinya dan akan diberikan langsung oleh Presiden atau Menteri Keuangan," kata Syarwan.

Di sela-sela pasca penerimaan penghargaan Wali Kota meminta agar Kemenkeu tidak menarik anggaran sebelum habis tahun anggaran.

"Saya meminta dan memohon kepada Dirjen Perbendaharaan Kemenkeu RI Wilayah Papua agar dana 23 miliar hingga bulan Desember tidak ditarik ke pusat atau hangus agar OPD terkait seperti dinas pendidikan, dinas kesehatan, dan dinas perumahan bisa menuntaskan programnya masing-masing," katanya.

(RKN)
KOMENTAR ANDA
TERPOPULER
Pariwisata