1. HOME
  2. KABAR KOTA JAYAPURA

Disperindagkop Kota Jayapura beri bantuan 8 koperasi berprestasi

Disperindagkop Kota Jayapura beri bantuan 8 koperasi berprestasi

©2017 Merdeka.com Editor : Haris Kurniawan | Kamis, 09 November 2017 11:32

Kota Jayapura - Merdeka.com Sebanyak 8 koperasi berprestasi terima bantuan dari Dinas Perdagangan, Perindustrian, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disperindagkop) Kota Jayapura.

"Koperasi di Kota Jayapura sebanyak 368 koperasi, yang aktif sekitar 161, yang aktif melaporkan Rapat Anggota Tahunan (RAT) tahun 2017 sekitar 40 koperasi, kriteria koperasi berprestasi yakni pelaporan RAT, administrasi pembukuan dan keuangan jelas, serta grafik perkembangan yang meningkat," kata Kadisperindagkop dan UKM Kota Jayapura, Robert L.N. Awi, ST, MT usai penyerahan bantuan di kantor Disperindagkop dan UKM Gedung Otonom, Selasa (7/11).

Bantuan yang diberikan kepada koperasi, berupa bantuan sembako senilai lebih dari Rp 5 Juta, menueurut Reward tersebut merupakan kali pertama diadakan oleh Disperindagkop sebagai wujud apresiasi terhadap penyelenggara koperasi dan sarana kesejahteraan anggota.

Bantuan secara resmi diserahkan oleh Wakil Wali Kota Jayapura, Rustan Saru, yang terdiri dari Koperasi Satya Wira Wibawa, Koperasi Penabur, Koperasi Pikoum, Koperasi, Siswa Karsa, Koperasi Gelekat Lewo, Koperasi Mako Lantamal V, Koperasi Dharma Gati, dan Koperasi Dharma Nusa.

Harapan Wakil Wali Kota penyerahan bantuan itu, bahwa bantuan yang diberikan secara gratis tersebut mampu menunjang kegiatan masing-masing koperasi.

"Pemkot menyambut baik prestasi ini dalam rangka memberikan support dan motivasi agar koperasi tersebut semakin berkembang pelayanannya, semakin berkarya, serta semakin dirasakan manfaatnya bagi masyarakat. Bantuan ini kiranya bisa bisa bernilai ekonomis, jangan dibagikan gratis lagi," katanya.

Ia menambahkan dan berharap agar Disperindagkop bisa mengembangkan apresiasi ini ke dalam bentuk kategorial misalnya koperasi umum, koperasi nelayan, dan koperasi petani.

Masing-masing kategori mendapat seleksi agar dapat disaring tiap-tiap kategori. Kemudian pemkot juga harus memiliki data otentik mengenai jumlah koperasi yang dibina berserta klasifikaisnya sesuai perizinan yang diterbitkan baik untuk koperasi umum, koperasi nelayan, dan koperasi petani. Kualifikasi penerima apresiasi ke depannya dapat dilakukan oleh tim di lapangan yang mengikuti perkembangan koperasi dari segi jumlah keanggotaan, struktur organisasinya, pelaporan RAT dan gudang koperasinya.

Sejak tahun 2015, Disperindagkop telah melakukan binaan dalam program Koperasi Adat di 10 kampung dan 4 kampung administratif. Selama tiga tahun ke depan, pemkot melalui Perwal akan terus melakukan pendampingan agar koperasi di kampung tersebut makin berkembang.

(HK)
KOMENTAR ANDA
TERPOPULER
Pariwisata