1. HOME
  2. KABAR KOTA JAYAPURA

Beri manfaat jaminan sosial, Wali Kota Papua terapkan Kampung Sadar BPJS

Langkah tersebut merupakan terobosan dan inovasi pemerintah Kota Jayapura dalam memberikan manfaat jaminan sosial bagi warga Kota Jayapura.

©2017 Merdeka.com Reporter : Anwar Khumaini | Kamis, 19 Oktober 2017 12:06
Pemerintah Kota Jayapura menjalin kerja sama dengan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Tenaga Kerja. Kerja sama ini guna menerapkan program manfaat jaminan sosial Kampung Sadar BPJS yang diperuntukan bagi masyarakat di 14 Kampung asli Port Numbay di Kota Jayapura.
 
Disaksikan Ondoafi Kampung Yoka Titus Mebri dan masyarakat Kampung Yoka serta karyawan BPJS Papua, kerja sama ini ditandai dengan penandatanganan MoU antara Wali Kota Jayapura Benhur Tomi Mano dengan Kepala BPJS Cabang Jayapura-Papua Adventus Edison di Kantor Pemerintahan Kampung Yoka, Sabtu, 14 Oktober 2017. 
 
Langkah tersebut merupakan terobosan dan inovasi pemerintah Kota Jayapura dalam memberikan manfaat jaminan sosial bagi warga Kota Jayapura khususnya orang asli Port Numbay.
 
"Saya punya hati dan punya program-program, saya harus ada di tengah-tengah masyarakat untuk melihat mereka. Tuhan Yesus bilang kamu harus beri mereka makan, apa yang akan kita kasih makan, lewat program-program yang menyentuh masyarakat, masyarakat butuh kesehatan, masyarakat butuh pendidikan, masyarat butuh ekonomi, semua itu bagi masyarakat," Ujar Benhur.
 
Sebagai kampung percontohan program Sadar BPJS, Wali Kota Jayapura memberikan apresiasi kepada warga Kampung Yoka dalam menerima program pemerintah ini, Ia mengatakan, Kampung tersebut harus mencapai kemajuan, ketertiban dengan memelihara kekeluargaan.
 
Di sisi lain, kepala BPJS mengatakan, dipilihnya Kampung Yoka sebagai kampung percontohan program Kampung Sadar BPJS tersebut karena telah berpartisipasi terlebih dahulu dalam program jaminan sosial ini. Dengan mendaftarkan aparatur kampung dan masyarakat pekerja informal seperti tukang ojek, tukang kebun hingga penjual ikan, kampung lainnya ialah Kampung Nafri.
 
"Sebelum acara ini kami telah melakukan sosialisasi terkait hak dan kewajiban pengguna BPJS selama 2 hari, sasaran kita tukang ojek, penjual sayur, mama-mama penjual di pasar dan lainya,” ucap Adventus Edison.
 
Ia mengatakan, dua program strategi BPJS yang ditawarkan berupa jaminan kecelakaan dan kematian yang ditanggung oleh pihak BPJS. Bagi masyarakat yang terdaftar, wajib mengiurkan uang 16 ribu rupiah dan iuran tersebut pun dapat dibayarkan bertahap, baik 3 bulan, 6 bulan ataupun 1 tahun.
 
Sementara, untuk kecelakaan kerja, biaya pengobatan hingga operasi berat sepenuhnya ditanggung oleh BPJS dan untuk kecelakaan kerja berujung kematian akan dibayarkan dengan total 24 juta rupiah. (AMANDA FN)
(AK/AK)
KOMENTAR ANDA
TERPOPULER
Pariwisata